Monday, 29 February 2016

,

Ini Sebuah Pencapaian

Karyabuatanku - Senin, (29/2) menjadi sebuah hari yang biasa-biasa saja, mungkin yang membuat beda adalah hari ini adalah tanggal 29 Februari yang di mana 29 Februari sendiri hanya ada empat tahun sekali. Mungkin itu saja yang dirasakan oleh orang-orang di berbagai belahan dunia.
, , , ,

Misi Utama Nabi Muhammad Bukan untuk Mengislamkan Dunia

Karyabuatanku - Akhir-akhir ini, sering kali kita jumpai orang-orang yang cara dakwah yang mereka gunakan memaksa agar seperti apa yang kelompok mereka inginkan. Namun bila kita lihat pada cara dakwah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, sebenarnya misi utama Nabi Muhammad itu bukanlah untuk mengislamkan dunia ini. Lalu, apa sih misi utama dari dakwah yang dibawa oleh Nabi Muhammad itu? Mari kita simak tulisan Dr. Nadirsyah Hosen, Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia-New Zealand.

Sunday, 28 February 2016

, , ,

Kyai-Kyai Nusantara, Sahabat Hingga Ke Liang Lahat

Karyabuatanku - KH Muhammad Makroef Kedonglo (1852 M - 1955 M), KH Abdul Karim Lirboyo (1856 M - 1954 M), KH Abu Bakar Bandar Kidul (.... - 1957 M) adalah tiga serangkai kyai yang menjadi rujukan bagi masyarakat kota Kediri kala itu. Kesepakatan (ijma') mereka pada sebuah masalah, selalu menjadi pedoman bagi ulama dan masyarakat Kediri.
,

Ramadhan, Kurma dan Penjual Es

Karyabuatanku - Tak terasa sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Ya, meski masih sekitar empat bulan lagi, namun hingar bingar suasana ramadhan sudah mulai terasa. Sudah banyak poster yang berisi tentang kapan Ramadhan mulai, apa spesialnya Ramadhan kali ini. Namun, pada tulisan kali ini tak akan membahas keduanya. Akan tetapi mengenai kebiasaan masyarakat Indonesia pada umumnya di saat Ramadhan tiba. Apa saja kebiasaan itu? Mari simak tulisan berikut ini untuk mengetahui lebih jauhnya.

Saturday, 27 February 2016

, ,

KH Ahmad Baso: Antara Van Der Plas, Soekarno dan Jonru


Karyabuatanku - Lebih mudah menjadi Van Der Plas daripada Soekarno. Van Der Plas dalam foto adalah yang berjenggot ala Teuku Wisnu. Dialah yang pernah mendeklarasikan berdirinya Negara Madura di tahun 1947 dan Negara Jawa Timur di tahun 1948 untuk merusak NKRI dari dalam.

Friday, 26 February 2016

, , , , , ,

Sejarah dan Fiqih Gerhana

Gerhana Matahari Total
Karyabuatanku - Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) maupun dari pihak Kementerian Agama mengumumkan bahwa peristiwa gerhana matahari total jatuh pada Rabu pagi, 9 Maret 2016. Tulisan kali ini berisi tentang sejarah dan fiqh mengenai gerhana. Penasaran kan? Monggo langsung saja dibaca bila ingin mengobati rasa penasaran Anda.
, , , , , ,

Bacaan Dzikir Setelah Shalat Jum'at dan Dalilnya


Karyabuatanku - Hari Jum'at atau Jumu'ah (sesuai dengan nama surat al-Jumu'ah) adalah salah satu hari besar dari ummat Islam. Banyak sekali amalan yang disunnahkan untuk menyambut datangnya hari yang memiliki sebutan sayyidul ayyam ini. Namun, pada tulisan kali ini akan membahas seputar amalan yang dilakukan setelah shalat Jum'at. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca tulisan di bawah ini yang dirangkum dari beberapa sumber terpercaya.

Thursday, 25 February 2016

Klarifikasi Resmi MUI Atas Broadcast Rangkuman Sikap Pimpinan MUI Terhadap Ceramah Syaikh Al-Azhar

Grand Syaikh Al Azhar, Prof. Dr. Syaikh Ahmad at-Thayyeb 

Karyabuatanku - Baru-baru ini masyarakat Indonesia dihebohkan oleh beredarnya pesan yang mengatasnamakan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Broadcast provokatif ini berisi pesan 'tandingan' untuk meng-counter pesan Grand Syekh Al-Azhar. Pernyataan dari Prof. Dr. Syaikh Ahmad at-Thayyeb yang menyatakan bahwa Syi'ah saudara kita ini ternyata membuat kelompok yang kerap melakukan kampanye anti-Syi'ah ini. Pernyataan ini sendiri muncul saat beliau, Syekh Ath-Thayyeb, dimintai pandangannya oleh Dirjen Bimas Islam Machasin terkait permasalahan Sunni dan Syiah saat melakukan pertemuan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Senin (22/02).

Wednesday, 24 February 2016

, , , ,

Kemuliaan Pelajar Walaupun Tidak Mendapatkan Ilmu


Karyabuatanku - Mencari ilmu merupakan suatu kewajiban bagi tiap muslim, baik itu laki-laki maupun perempuan. Hal itu sesuai dengan hadits yang Thalabul 'Ilmi faridhatun 'ala kulli muslimin. Orang yang sedang mencari ilmu itu bisa disebut dengan seorang pelajar. Tahukah Anda bahwa pelajar itu memiliki banyak kemuliaan walaupun ia tidak mendapatkan ilmu? 

Pada postingan kali ini akan membahas mengenai "Kemuliaan Pelajar Walaupun Tidak Mendapatkan Ilmu" yang diambil dari kitab Tambihul Gofilin karangan Abul Laist As-Samarqondi. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca tulisan berikut ini.

Tuesday, 23 February 2016

, , , ,

Puisi Habib Luthfi untuk Baginda Nabi SAW

Maulana Habib Luthfi bin Yahya. Pekalongan
PUISI HABIB LUTHFI UNTUK BAGINDA NABI SAW

Kabut hitam menyelimuti dunia yang fana
Terik matahari memanas di padang sahara
Tangan-tangan yang kekar mengucurkan madu
Ternyata tipuan belaka

Monday, 22 February 2016

, , , , , , ,

Sejarah dan Keistimewaan Maulid Adh-Dhiyaul Lami'

Al-Habib Umar bin Hafidz 

Karyabuatanku - Adh-Dhiyaul Lami' artinya cahaya yang terang-benderang, merupakan kitab Maulid yang dikarang oleh al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz pada tahun 1994 di Kota Syihr dekat Mukalla, Yaman. Habib Umar bin Hafidz malam itu memanggil seorang muridnya yang penulis lalu berkata: "Bawakan kertas, tulislah". Kemudian beliau berucap, melantunkan Maulid adh-Dhiyaul Lami' ini mulai tengah malam. Dan sekitar sepertiga malam terakhir seluruh kitab Maulid adh-Dhiyaul Lami' sudah selesai.
, , ,

Kemenag RI Buka Program Beasiswa Santri (PBSB) 2016 Awal Maret Ini

Pembekalan Bagi Mahasantri PBSB 2015 di Jogja 2015 Silam
Karyabuatanku - Program Beasiswa Santri Berpestasi (PBSB) yang sudah berlangsung sejak 10 tahun lalu pendaftarannya akan segera dibuka. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Mohsen menegaskan bahwa program ini akan terus dilaksanakan karena selalu mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.
, , ,

Hukum Menutup Do’a dengan Membaca Surat Al Fatihah

Guru Mulia, Al-Habib Umar bin Hafidz bersama Almaghfurlah Al-Habib Munzir Al-Musawa

Karyabuatanku - Sering kali kita mendengar guru-guru kita ketika menutup do'a kemudian dilanjutkan membaca surat Al Fatihah. Apakah itu ada dasar hukumnya? Bid'ah kah? Mari kita simak kajian berikut ini tentang "Hukum Menutup Do’a Dengan Membaca Surat Al Fatihah". Kajian ini merupakan tanya jawab bersama Sang Guru Mulia, Al Habib Umar bin Hafidz, Yaman. Untuk lebih jelasnya, langsung saja menuju artikel berikut.

Sunday, 21 February 2016

, , , ,

Hukum Baca Al-Ikhlas dan Mu'awwidzatain 7 Kali Setelah Jumatan

Jama'ah Shalat Jumu'ah di Suatu Masjid
Karyabuatanku - Ibadah shalat Jumu'ah atau lebih sering disebut dengan Jumatan merupakan suatu kewajiban bagi ummat Islam berjenis kelamin laki-laki. Biasanya setelah salam shalat maktubah selain shalat Jumu'ah pasti ada serangkaian wirid. Namun, tahukah bahwa wirid ba'da shalat Jumu'ah itu ada perbedaan dengan shalat maktubah lainnya? Ya, perbedaannya adalah bacaan wiridnya yang berupa surat Al-Ikhlas dan Mu'awwidzatain masing-masing sebanyak tujuh kali. Lalu, bagaimanakah hukum melakukan wirid tersebut? Mari kita simak penjelasan yang ada di NU Online tentang hukum wirid tersebut.
, , ,

Mimpi Habib Munzir Al-Musawa

Almarhum Habib Munzir Al-Musawa

Karyabuatanku - Al-Habib Munzir Al-Musawa : Aku teringat mimpiku beberapa minggu yang lalu. Aku berdiri dengan pakaian lusuh bagai kuli yang bekerja sepanjang hari, di hadapanku Rasulullah saw berdiri di pintu kemah besar dan megah, seraya bersabda, "Semua orang tak tega melihat kau kelelahan wahai Munzir, aku lebih tak tega lagi… kembalilah padaku, masuklah ke dalam kemahku dan istirahatlah…."

Thursday, 18 February 2016

, , , , ,

Luhut Pandjaitan, Mbah Moen dan Nasionalisme

Menko Polhukam RI, Luhut Pandjaitan bersama KH. Maimoen Zubair Sarang
Karyabuatanku - Saya memanggilnya "Mbah Moen". Nama aslinya adalah Kiai Haji Maimoen Zubair, sesepuh NU yang saya kenal beberapa belas tahun lalu dari Gus Dur.

Sunday, 14 February 2016

, , , , ,

Surga Hanya untuk Kalangan Tertentu

Karyabuatanku.com - Setiap hal yang ada di dunia ini diciptakan berpasang-pasangan. Laki-laki dengan perempuan, siang dan malam, kanan dan kiri, hidup dan mati, baik dan buruk, serta masih banyak lagi lainnya. Tugas manusia adalah beribadah pada Sang Pencipta alam semesta ini.

Namun, dewasa ini sering ditemukan kelompok manusia yang menyatakan bahwa mereka beribadah sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah. Akan tetapi, bila mereka bertemu dengan kelompok lain yang berbeda pandangan dengan kelompok mereka, hal yang sering mereka lakukan adalah menyatakan bahwa amalan kelompok yang berseberangan dengan kelompok mereka adalah amalan sesat, bid'ah, tidak pernah dicontohkan Rasulullah maupun sahabat, atau bahkan yang lebih parah lagi, mengafirkan. Sungguh sadis kelompok seperti ini.

Menurut wakil gubernur Jawa Timur saat ini, Saifullah Yusuf, atau lebih akrab lagi disapa dengan Gus Ipul, aliran yang baru datang ini menyebabkan surga semakin sepi. "Sebelum Indonesia merdeka, pondon pesantren dan kiai sudah ada. Jadi aliran yang 'baru datang' jangan selalu menyalahkan yang ajaran 'lama'. Ini haram, begini haram, akhirnya surga menjadi sepi. Isinya itu-itu saja," ujar Gus Ipul.[1]

Kembali lagi mengenai kelompok tadi. Ada banyak ciri dari kelompok tadi. Pertama, biasanya mereka menyatakan bahwa tak perlu untuk bermadzhab. Cukup hanya Al-Qur'an dan sunnah saja dalam pengambilan segala sumber hukum Islam. Slogan mereka kembali kepada Al-Qur'an dan sunnah.

Kedua, apabila mereka menemui kelompok lain yang cara beribadahnya berbeda dengan kelompok mereka, mereka akan langsung mengatakan bahwa kelompok yang berseberangan itu melakukan perbuatan bid'ah, menyesatkan, tidak pernah dicontohkan Rasulullah bahkan yang lebih kejam lagi, mengafirkan kelompok tersebut. Serta masih banyak lagi ciri-ciri dari kelompok seperti ini.

Akibat yang ditimbulkan oleh kelompok seperti ini adalah munculnya perpecahan di masyarakat. Selain itu, muncullah istilah baru di masyarakat, Surga Hanya untuk Kalangan Tertentu saja. Mengapa bisa disebut demikian? Hal itu disebabkan oleh perilaku mereka sendiri yang suka membid'ahkan, mengafirkan kelompok lain yang pola pikirnya berbeda dengan kelompoknya.

Menyikapi hal ini, ada banyak langkah yang harus ditempuh oleh masyarakat Indonesia yang memiliki sifat asli santun. Pertama, harus bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk dan patut untuk dikonsumsi (dijadikan sebagai pedoman atau pegangan hidup). Hal itu disebabkan karena sudah memasuki ranah aqidah yang menjadikan seseorang harus lebih berhati-hati.

Kedua, wajib mencari guru yang jelas dalam belajar terlebih lagi dalam belajar agama. Sebab guru yang jelas akan menjadikan ilmunya jelas pula. Selain itu guru yang jelas akan mengantarkan sanad sanad keilmuan yang jelas, sehingga ilmu yang kita dapat bisa sampai kepada Rasulullah dan Sang Pemberi Ilmu, Allah Azza wa Jalla. Contohnya belajar di pesantren kuno atau pesanten salaf yang masih mengajarkan kitab-kitab turast.

Ketiga, sering-seringlah berinteraksi dengan ulama' baik itu dengan cara melakukan silaturrahim, mengikuti majlis ta'lim yang diadakan oleh ulama' nusantara dan masih ada lagi lainnya. Mengapa demikian? Selain ulama’ adalah pewaris para Nabi, dengan sering berinteraksi dengan ulama' kita akan mendapatkan banyak keuntungan mulai dari mendapatkan ilmu, barokah ilmu ulama', menjalin silaturrahim dan masih banyak lagi lainnya. Serta masih ada lagi cara-cara lainnya yang mungkin diketahui oleh pembaca. 

Intinya, kita perlu untuk berhati-hati terhadap hal-hal baru di sekitar kita. Sebelum dikonsumsi, diterima, alangkah baiknya untuk meneliti bagaimana wujudnya, apa tujuan adanya perkara baru itu dan lain sebagainya. 

Oleh: Ahmad Hanan 
Kepala Departemen Hubungan Luar CSSMoRA ITS, Kader PMII Sepuluh Nopember ITS Surabaya 

Keterangan: