Saturday, 16 July 2016

Filled Under: , , , , , , ,

Habib Jamal Baagil: Memandang Wajah Ulama adalah Ibadah

Karyabuatanku - Pernahkah kita menjumpai atau memandang wajah ulama baik itu dalam suatu acara seperti pengajian ataupun dalam kesempatan lain seperti saat kita bersilaturrahim ke rumah ulama? Bila pernah, mari kita simak Kutipan Ceramah Al-Habib Achmad Jamal bin Thoha Baagil (pimpinan Majelis Ta'lim Ar-Ridwan, Malang) mengenai Memandang Wajah Ulama adalah Ibadah.

Ada suatu kaum yang daerah tempat mereka tinggal tidak turun hujan hingga bertahun-tahun. Mereka sudah hampir mati kekeringan. Shalat Istisqa' dilakukan berkali-kali, tetapi hujan tidak kunjung turun. 

Kemudian ada seorang yang dianggap awam, memasuki daerah tersebut dan berkata, "Wahai hadirin. Apa yang kalian lakukan?"

"Istisqa'. Minta hujan," jawab mereka. 

"Bolehkah saya membantu berdo'a agar hujan turun?" pinta orang yang dianggap awam tadi. 

"Lha wong orang satu desa sudah do'a dan istisqa' belum juga turun hujan, kok sampean berani nantang turun hujan?" sahut warga kepada orang itu. 

"Mungkin doa saya diterima oleh ALLAH," tawarnya lagi kepada warga. 

"Ya sudah kalau begitu, monggo silahkan," jawab warga. 

Kemudian orang asing tersebut menengadahkan tangan ke langit seraya berdo'a, "Ya ALLAH, berkat apa yang ada dimataku ini, tolong turunkan untuk mereka hujan ya ALLAH." Tidak lebih dari 10 menit langit mendung. Tidak sampai setengah jam kemudian turunlah hujan. 

Mereka pun bertanya karena penasaran, "Apa do'a yang kau ucapkan?" 

"Saya hanya tawassul dengan amal saya," jawab orang tadi kepada warga. 

"Apa amalan yang ada di matamu?" tanya warga kepada pemuda tadi. 

"Saya hanya tawasul dengan mata saya yang pernah memandang seorang wali dan ulama, bernama Abu Yazid al-Busthami," jawab pemuda tadi. 

Memandang wajah seorang alim adalah ibadah. Ini merupakan salah satu kemuliaan yang diberikan ALLAH kepada hambaNYA yang berilmu. Berdo'a agar keinginan dikabulkan oleh ALLAH melalui tawassul dengan amal, dalilnya tentu sudah kita ketahui. Karena haditsnya shahih dan masyhur. Yaitu hadits tiga orang yang terperangkap di dalam gua.

والله أعلمُ بالـصـواب 

--------------------------------------------------- 

Gambar : Habib Jamal bin Thoha Baagil bersama dengan Habib Ali Al Jufri 

Repost: @islamsantun (ig) dengan sedikit perubahan. 

Comments
0 Comments



0 comments: