Monday, 7 March 2016

Filled Under: , , ,

Tentang Rezeki Allah

Karyabuatanku - Seringkali kita sebagai hamba Allah Subhanahu wa Ta'ala belum belum mampu untuk bersyukur. Padahal sebagai hambaNya, kita diwajibkan bersyukur atas segala karunia dariNya. Jika hamba tersebut mau bersyukur, Allah akan menambahkan rezeki baginya. Hal itu sesuai dengan apa yang ada di Al-Qur'an. Allah akan menambah nikmat seseorang bilamana orang tersebut mau bersyukur. Pada tulisan kali ini akan membahas mengenai rezeki Allah yang dikisahkan oleh Habib Ali Alhinduan, Majelis Al-Bahjah Pontianak. Silahkan dibaca untuk mengetahui lebih lanjut.

Seorang ulama dari Suriah bercerita tentang do'a yang selalu ia lantunkan. Ia selalu mengucapkan do'a seperti berikut ini.
( ﻟﻠﻬﻢ ﺍﺭﺯﻗﻨﺎ ﻛﻤﺎ ﺗﺮﺯﻕ ﻟﺒﻐﺎ )
"Ya Allah, berilah aku rezeki sebagaimana Engkau memberi rezeki kepada bughats."

Apakah "bughats" itu?

Dan bagaimana kisahnya?

"Bughats" adalah anak burung gagak yang baru menetas. Burung gagak ketika mengerami telurnya akan menetas mengeluarkan anak yang disebut "bughats". Ketika sudah besar dia menjadi gagak (gurab).

Apa perbedaan antara bughats & gurab?

Telah terbukti secara ilmiah, anak burung gagak ketika baru menetas warnanya bukan hitam seperti induknya, karena ia lahir tanpa bulu. Kulitnya berwarna putih.

Di saat induknya menyaksikannya, ia tidak terima itu anaknya, hingga ia tidak mau memberi makan dan minum, lalu mengintainya dari kejauhan saja.

Anak burung kecil malang yang baru keluar dari telur itu tidak mempunyai kemampuan untuk banyak bergerak, apalagi untuk terbang.

Lalu bagaimana ia makan dan minum?

Allah Yang Maha Kuasa & Maha Pemberi Rezeki yang menanggung rezekinya, karena Dialah yang telah menciptakannya.

Allah menciptakan AROMA tertentu yang keluar dari tubuh anak gagak yang dapat mengundang datangnya serangga ke sarangnya.

Lalu berbagai macam ulat & serangga berdatangan sesuai dengan kebutuhan anak gagak, & ia pun memakannya.

Maa syaa Allah.

Keadaannya terus seperti itu sampai warnanya berubah menjadi hitam, karena bulunya sudah tumbuh.

Ketika itu barulah gagak mengetahui itu adalah anaknya, & ia pun mau mberi makannya sampai tumbuh dewasa & bisa terbang mencari makan sendiri.

Secara otomatis aroma yang keluar dari tubuhnya pun hilang & serangga-serangga tidak berdatangan lagi ke sarangnya.

Dia-lah Allah Ar Razzaq Yang Maha Pemberi Rezeki...
"Kamilah yang membagi-bagikan penghidupan diantara mereka dalam kehidupan di dunia ini." (QS. Az-Zukhruf : 32)
Rezekimu akan mendatangimu di mana pun kamu berada, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam:

"Sesungguhnya Malaikat Jibril menghembuskan di dalam perasaanku bahwa seseorang tidak akan meninggal sampai sempurna seluruh rezekinya. Ketahuilah, takutlah kepada Allah, dan perindahlah caramu meminta kepada Allah. Jangan sampai keterlambatan rezeki membuatmu mencarinya dengan cara bermaksiat kepada Allah. Sesungguhnya tidak akan didapatkan sesuatu yang ada di sisi Allah kecuali dengan mena'atinya."

Makanya sebenarnya kurang pantas bila orang orang beriman berebut rejeki dan seringkali tidak mengindahkan halal haramnya?

Naudzubillah min dzalik.

Ya Allah, Engkau Pemberi dan Penjamin Rezeki, karuniakanlah kepada kami rezeki yang halal dan barokah.

Aamiin.

Wallahu a'lam...

Disarikan dari Habib Ali Alhinduan, Majelis Al-Bahjah Pontianak

Comments
0 Comments



0 comments: